
Pernah jatuh cinta?, ini pertanyaan sulit buat gue. Karena gue gak tau apakah gue bener2 cinta?, menurut gue, gue Cuma boleh ngomong mencintai pasangan gue saat kita udah tunangan atau udah married, karena cinta adalah tingkatan teratas dalam menyayangi seseorang.
Cinta berarti kita menyerahkan diri kita seluruhnya buat dia, rela ngorbanin semuanya demi dia, dan etc. Gue mau ngalamin itu pada saat yang tepat. Gue gak mau terburu2 bilang cinta, karena tanggungannya berat buat diri sendiri, gue belom bisa gak bersikap egois, gue blom bisa ngerelain semuanya buat dia, gue masih mikirin semuanya buat diri gue sendiri.
Tingkat pertamanya adalah suka, dan gue udah ngalamin itu. Gue suka ngeliat dia secara fisik dan kepribadiannya yang sopan, dan jika itu berubah, gue akan tinggalin dia dengan mudah seperti pertama kali gue putus sama dia. Tingkat kedua adalah sayang, dan sekarang gue lagi merasakan itu, gue gak liat lagi fisik atau kepribadiannya, gue terima semua kelebihan dan kekurangannya dan belajar cara mengontrol itu semua, sulit kah? Gue akuin, SULIT.
Ini adalah tahun ke 5 jalannya hubungan gue sama dia, dan selama 5 tahun gue belom sepenuhnya mengerti jalan pikiran dan sikapnya, selalu ada yang kurang, dan terkadang gue frustasi karena gak bisa mahamin itu, Apakah gue bodoh? Mungkin. Terkadang gue dan dia mendapat masalah yang sama dalam hubungan kita, dan walaupun itu udah terjadi berulang kali, gue masih ga ngerti gimana ngadepinnya.
Blom ada tingkat ketiga, yaitu cinta. Gue akan mengakui itu saat dia menikahi gue kelak.
Selama dalam hubungan ini, gue merasa, sesusah ini kah pacaran?, apakah kita harus sedewasa itu buat pacaran?, dan pacaran sama dia menuntut gue buat jadi seorang cewe mandiri yang dewasa, gue harus bisa ngelakuin semuanya sendiri, gue harus bisa kemana-mana sendiri, gue gak akan di manjakan seperti tuan putri, dan gue BERSYUKUR, dia mendidik gue (secara gak langsung) seperti itu. Gue bisa ngelakuin semua yang gue mau dan gue berani pergi sendiri kemanapun gue mau, and it`s so fun!
Gue bersyukur gue di pertemukan sama dia, gue dan dia sama-sama aneh. Dia kotak-kotak dan gue bunga-bunga (wajar kok kalo kalian gak ngerti). To be honest, I never felt this way before, perasaan dimana gue selalu di butuhkan dan di sayang, perasaan ingin belajar tentang dirinya lebih jauh, dan ingin beranjak ke tingkat ketiga bersamanya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar